pihak kepolisian mengatakan 16 warga sebagai tersangka pengeroyokan juga penganiayaan yang menewaskan kepala kepolisian sektor dolok pardamean, akp andar siahaan.
dari pemeriksaan, mereka telah mengikuti zat dibuat tersangka, tutur kabid humas polda sumut kombes pol heru prakoso selama medan, kamis.
kata heru, pasca kejadian pengeroyokan yang terjadi pada rabu (27/3) malam pada selama desa dolok saribu, kecamatan dolok pardamean, kabupaten simalungun tersebut, pihaknya mengamankan 103 penduduk agar diperiksa.
dari pemeriksaan yang diselenggarakan, pihaknya mendapatkan indikasi kuat keterlibatan 16 warga selama penganiayaan yang menyebabkan matinyakapolsek dolok pardamean akp andar siahaan tersebut.
ke-16 tersangka tersebut adalah dg, rs, ft, gg, bs, jn, isg, ps, ss, ba, mp, tp, hs, mry, js, dan bs dan semuanya merupakan penduduk kecamatan dolok pardamean.
pihaknya baru menyelidiki serta mendalami pemeriksaan pada warga dan masih diamankan agar tahu keterlibatannya pada penganiayaan itu.
selain tersebut, pihak kepolisian selalu menggarap koordinasi serta komunikasi dengan berbagai pembuat kepentingan dalam simalungun untuk menghindari terjadinya hal-hal dan tak diharapkan.
secara publik, kondisi pada simalungun tetap kondusif serta alami terkendali, katanya.
sebelumnya, kapolsek dolok pardamean akp andar siahaan serta tiga anggota berusaha menangkap bandar judi di desa buttu bayu, kecamatan dolok pardamean di rabu malam sekitar pukul 21.00 wib.
ketika bandar judi di website itu didapatkan, akp andar siahaan diteriaki sebagai maling makanya masyarakat kurang lebih berusaha mengerjakan penganiayaan.
mengetahui kedatangan warga, akp andar siahaan serta anggota berupaya menyelamatkan diri. tapi kapolsek dolol pardamean tersebut ditangkap warga dalam dusun raja nihuta, desa buttu bayu.
setelah didapatkan massa, akp andar siahaan mengalami penganiayaan oleh karenanya meninggal dunia sebab mengalami luka parah dalam pihak kepala disebabkan menerima hantaman benda keras dan tumpul.
Informasi lainnya: Pusat Jam Tangan - Promo honda - produk k-link